Sumbar.Jurnalisia.com–Terkait proyek perbaikan jalan tersebut akan siap pada bulan Juli 2026 ini.
Ringkasan Proyek Jalan Payakumbuh-Sitangkai
- Target Penyelesaian: Ditargetkan rampung pada Juli 2026 (sesuai kontrak berakhir pada 2 Juli 2026) untuk mengakhiri julukan “jalan seribu lubang” yang sudah dikeluhkan masyarakat selama lebih dari satu dekade.
- Spesifikasi Jalan: Total panjang jalan yang diperbaiki adalah 8,4 kilometer, dengan rincian:
- 5,5 kilometer: Menggunakan konstruksi beton.
- Sisanya: Peningkatan dan perbaikan dengan lapisan aspal.
- Anggaran & Sumber Dana: Proyek ini memakan anggaran sekitar Rp75 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan jalan daerah.
Rencana Kelanjutan & Tantangan
1. Rencana Ruas Lanjutan
BPJN Sumbar membuka peluang untuk melanjutkan perbaikan hingga ruas Sitangkai-Batusangkar (±20 km), namun masih menunggu arahan pemerintah pusat terkait program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2026 atau 2027. Targetnya, seluruh jalur Payakumbuh-Batusangkar bisa mulus sebelum tahun 2029.
2. Pengawasan Tonase Kendaraan
Anggota DPR RI Andre Rosiade mengingatkan bahwa kapasitas maksimal jalan provinsi ini hanya 8 ton (satu sumbu tunggal). Karena di sekitar area tersebut terdapat aktivitas tambang galian C, pemerintah provinsi diminta memperketat pengawasan agar truk bermuatan lebih (overloading) tidak merusak kembali jalan yang sudah diperbaiki dengan dana APBN ini.
Penulis

- Wartawan Senior
Artikel terbaru
BisnisSeptember 8, 2026Batam Hanya Miliki Satu PSN, Amsakar Upayakan Titik Tengah Polemik Rempang Eco City
FokusSeptember 6, 2026SKANDAL DAK NIAS BARAT: PROYEK RSUD CERAH MEDIKA RP138,2 MILIAR MANGKRAK, RESMI DILAPORKAN KE KEJAGUNG
FokusSeptember 6, 2026Baru Dikerjakan, Proyek Talud dan Rabat Beton Provinsi Sidrap Hancur PPK dan Kontraktor Disorot.
FokusSeptember 5, 2026Kualitas Beton Buruk, Rekonstruksi Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar: Indikasi Lemahnya Pengawasan dan Dugaan Permainan Proyek

